Pulau tidung yang ekostis

Pulau tidung yang ekostis sekali ini banyak diminati oleh para wisatawan yang datang untuk mengunjungi pulau tersebut. Kenapa banyak yang mengunjungi pulau tidung karena pulau ini mempunyai sejarah yang sangat luar biasa pada zaman dahulu. Dahulu pulau tidung adalah sebagai tempat pengasingan dari orang-orang yang membangkang belanda yang pada waktu itu belanda menjajah indonesia, dan dari hal itu sebut saja Raja Pandita namanya yang pada waktu itu di asingkan oleh belanda dari tanah kelahirannya hingga sampai ke sebuah pulau yang letaknya sangat jauh dari asal tempat tinggal Raja Pandita (kalimantan).Raja Pandita yang mempunyai nama kecil Raja Kaca ini adalah keturunan dari Raja Kalimantan yang bersuku Tidung, Raja Pandita sendiri adalah Raja yang Karismatik dan Berwibawa, setelah di asingkan belanda Raja Pandita hidup di sebuah Pulau yang di beri nama Pulau Tidung, pulau tidung di ambil dari nama suku Raja Pandita yaitu suku tidung dari kalimantan dan hingga sekarang orang-orang menyebut pulau itu PULAU TIDUNG.

pulau tidung Dari sekian waktu lalu lamanya masyarakat Pulau Tidung tidak ada satu orang-pun yang mengetahui bahwa Pandita atau Kaca adalah seorang Raja yang berasal dari kalimantan timur, karena selama beliau singgah di Pulau Tidung beliau tidak pernah membawa gelarnya sebagai Raja, beliau hanya di kenal sebagai sebutan kaca. Sampai meninggalnya-pun beliau hanya di kenal sebagai masyarakat biasa yang tidak beda dengan masyarakat lainnya. Jadi anda tidak akan sia – sia apabila anda pergi berlibur ke pulau tidung. Di sisi lain pulau tidung juga menjadi pusat para wisatawan yang populer di indonesia.Sekarang ini pulau tidung menjadi kecamatan kepulauan seribu yang membawahi tiga kelurahan antara lain kepulauan pulau pari kelurahan pulau untung jawa dan kelurahan pulau tidung. Selain menyimpan nilai sejarah pulau tidung juga mempunyai panorama keindahan alam yang sangat luar biasa sekali jadi anda akan terkagum – kagum apabila mengunjungi pulau tidung.

Asal mula jembatan cinta pulau tidung

Di pulau tidung ada sebuah jembatan cinta yang terkenal dan banyak di kunjungi wisatawan yang datang ke sana. Apakah anda ingin tahu asal mula jembatan cinta yang sangat terkenal tersebut. Jemmbatan ini mmepunyai mitos yang banyak dipercayai oleh para wisatawan yang datang ke pulau tidung. Mitos yang beredar di kalangan masyarakat mengenai Jembatan Cinta inipun beragam. Namun, kebanyakan mitos merujuk pada keindahan cinta yang berujung pada pernikahan atau awetnya sebuah hubungan. Mitos beredar dikarenakan sejarah dari Jembatan Cinta itu sendiri. Sayangnya, tidak banyak warga yang mengetahui asal muasal Jembatan Cinta. Konon, dahulu di Pulau Tidung hanya terdapat dua buah penginapan. Penginapan pertama dikhususkan untuk para pria sedangkan penginapan lainnya diperuntukkan bagi para wanita. Hati salah seorang pengunjung pria dan wanita tersebut saling tertarik satu sama lain.

pulau tidung Kemudian, keduanya sering berjanji untuk bertemu di jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Akhirnya, mereka saling jatuh cinta dan menjalin hubungan, hingga sepulang dari liburan mereka di pulau ini. Kemudian, mereka menikah dan menjalani bahtera rumah tangga dengan penuh keindahan. Sekiranya, begitulah sejarah Jembatan Cinta yang dikisahkan oleh beberapa warga Pulau Tidung. Sejarah itulah yang kemudian menimbulkan mitos-mitos mengenai hubungan cinta di jembatan ini. Ada dua mitos yang tersebar. Pertama, jika Anda dan pasangan berjalan di atas Jembatan sambil berpegangan tangan, maka hubungan Anda dengan pasangan akan awet. Kedua, jika Anda melompat dari Jembatan Cinta sebanyak tujuh kali, maka Anda akan menemukan belahan jiwa dalam hidup Anda. oleh karena itu tidak ada salahnya jika anda berlibur dengan paket pulau tidung yang diprogramkan oleh biro perjalanan kami apabila anda membutuhkan informasi tentang pulau tidung silahkan anda hubungi biro perjalanan kami.


Comments are Closed