Grand Bazaar Turki

Grand Bazaar TurkiGrand Bazaar Turki adalah tempat wajib kunjung bagi traveler. Pasar tertutup paling besar di dunia ini, menyediakan beraneka macam barang, dari keramik sampai karpet. Pasti bikin pengunjung kalap belanja. Grand Bazaar merupakan salah satu pasar tertutup yang paling tua dan paling besar di dunia. Pasar ini terletak di daerah Fatih dan mudah dijangkau menggunakan trem dari Beyazit.

Pasar besar ini memiliki sekitar 5.000 toko di dalamnya, dengan jumlah pengunjung yang datang per hari mencapai 400.000 orang dari berbagai negara. Ya, Grand Bazaar memang salah satu detinasi wajib para pelancong yang berlibur ke Turki, terutama di Istanbul. Grand Bazaar bagaikan surga belanja bagi para wisatawan. Di sini, Anda bisa menemukan aneka barang menarik khas Turki. Cocok untuk oleh-oleh.

Beberapa di antara barang yang paling diburu pembeli adalah perhiasan, keramik dengan lukisan tangan, karpet, rempah-rempah dan barang antik. Karena pasar ini sangat besar, jenis barang yang dijual pun bervariasi. Bisa dibilang, semua barang ada di Grand Bazaar.

Bingung mencari barang dan takut kesasar saat di Grand Bazaar? Anda tidak perlu kuatir. Meskipun pasar ini sangat besar, pengunjung yang datang tidak perlu repot untuk mencari toko yang menjual barang yang diinginkan. Ini karena toko di Grand Bazaar telah dikelompokkan sesuai jenis barang. Tapi ingat, jangan sekali-kali merokok di pasar ini, karena dilarang.

Grand Bazaar telah menjadi pusat wisata belanja sejak tahun 1461. Perkembangan pasar ini sangat pesat, mulai diperbesar pada abad ke-16 dan pada tahun 1894, mengalami perbaikan besar-besaran pasca gempa.

Pasar ini berdiri seperti kompleks dan dilengkapi dengan dua masjid, serta dipercantik dengan empat air mancur. Di bagian tengah pasar merupakan ruangan berkubah tinggi. Di sini, Anda bisa menemukan aneka barang antik, seperti perabotan, tasbih, senjata tajamdan koin-koin kuno.

Untuk masalah harga tergantung dari toko dan jenis barang yang dibeli. Karena harga yang diberikan cukup bervariasi, pengunjung harus sabar menjelajah setiap toko yang ada untuk mendapat harga murah. Jangan lupa keluarkan kemampuan menawar Anda, ya!

Lelah berkeliling, pengunjung bisa beristirahat di kafe yang tersedia di hampir setiap sudut pasar. Jika ingin berbelanja di Grand Bazaar, datanglah antara hari Senin-Sabtu pada pukul 09.00-19.00 waktu setempat. Jangan datang pada hari Minggu, karena pasar besar ini tutup.

Rute untuk mencapai Grand Bazaar juga mudah. Anda tinggal naik trem dengan tujuan Beyazit. Dari Beyazit bisa lanjut ke Aya Sofya dan lanjut berjalan kaki sekitar 15 menit.

Grand Bazaar (bahasa Turki: Kapalıçarşı, yang berarti ‘Bazar Tertutup’; juga Büyük Çarşı, yang berarti ‘Bazar Megah’) di Istanbul, Turki, adalah salah satu pasar tertutup yang terbesar dan tertua di dunia, meliputi 61 jalan tertutup dan lebih dari 3.000 toko yang dapat menarik pengunjung sebanyak 250.000 sampai 400.000 setiap harinya.Pada tahun 2014, bazar ini tercatat sebagai tempat wisata no.1 terbanyak dikunjungi di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung tahunan 91.250.000 orang.

Untuk konsultasi Umroh Plus Turki  silahkan langsung menghubungi :
Haqeem Travel
Jl. Haji Samali No. 72, Kalibata Jakarta Selatan

Promo Umroh Plus Turki Ramadhan 2020

Umroh Akhir Ramadhan 2020Assalamualaikum kami dari haqeem travel Telah dibuka program Promo Umroh Plus Turki Ramadhan 2020 dalam rangka menyambut bulan suci dan idhul fitri 2018. Bagi anda yang berminat melaksanakan umroh ramadhan pada tahun 2018.

Sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِيْ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيْهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِيْ

“Jika datang bulan Ramadhan, maka lakukanlah umroh. Karena umrah di bulan Ramadhan, sepadan nilainya dengan haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam Bulan Ramdhan ini anda menziarahi tempat-tempat bersejarah di kota Suci Makkah diantaranya Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahman, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur, Mesjid Jin, Ja’ronah kemudian memperbanyak Ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram.

Berikut informasi mengenai Harga Paket Umroh Awal Ramadhan

 

Harga Umroh Plus Turki Ramadhan 2020

AKOMODASI
Makkah Madinah
Hilton Villa / Setaraf *5 Hyatt Internasional / Setaraf *4
Jadwal Keberangkatan Harga Paket Flight
Tahun Tanggal Ekonomis Reguler Saudi Airlines
2020 2 Ramadhan Rp. 34,000,000 Rp. 44,000,000

*jadwal dan harga menyesuaikan kebijakan airline
*Mengantisipasi keputusan dari Kedutaan Arab Saudi
bagi calon jamaah yang pernah umroh dalam 1 tahun terakhir, berdasarkan keputusan kementrian agama Arab Saudi akan di kenakan biaya Visa 2.000 SR ( kurang lebih Rp 7.400.000)

Paket Umroh Termasuk :

  1. Tiket pesawat ekonomi – internasional PP
  2. Akomodasi hotel yang sudah di sebutkan
  3. Visa umroh ( di luar 2000 SAR )
  4. Makan Iftar dan Sahur Sehari selama di Makkah, Madinah
  5. Muthawwif / Mutawwifah
  6. Pendamping dari Travel
  7. Zam Zam 5 liter
  8. Ziarah Madinah, Makkah , Jeddah
  9. Transportasi Bus Penjemputan, Kepulangan dan Ziarah
  10. Manasik Umroh.

Paket Umroh Belum termasuk :

  1. Pembuatan passport
  2. Airport tax handling dan perlengkapan Umroh Rp. 1.000.000 (Jabodetabek)
  3. Penambahan nama pada passport yang belum 3 suku kata
  4. Suntik vaksin meningitis / Buku kuning
  5. Kelebihan bagasi ( maksimal 25 kg/jamaah )
  6. Pengeluaran pribadi seperti laudry, telepon, room service dan minibar
  7. Biaya kursi roda atau biaya rumah sakit ( jika di perlukan )

Persyaratan Umroh :

  1. Paspor asli yang sudah 3 suku kata dan masa berlaku 7 bulan sebelum keberangkatan. Contoh : Muhammad Ali Razak
  2. Buku kuning / suntik vaksin meningitis
  3. Pas foto warna ukuran 4×6; 6 lembar background putih 80% tampak muka, tidak boleh pakai kaca mata, topi dan wanita berjilbab
  4. Buku nikah asli bagi pasangan suami istri di bawah 45 tahun
  5. Akte lahir Asli bagi anak yang ikut orang tua

 

Itineray Umroh Plus Turki Ramadhan 2020

Hari ke-1 : Jakarta – Jeddah – Madinah

Jamaah Umroh Plus Turki Ramadhan 2020 berkumpul di Terminal 2D Bandara Seokarno Hatta 4 Jam sebelum keberangkatan untuk briefing dan proses Check in dan perjalanan di lanjutkan menuju Jeddah. Setibanya di Jeddah, lalu melalui proses Imigrasi dilanjutkan perjalanan menuju Madinah via darat.

Hari ke-2 : Madinah

Tiba di Madinah kemudian check in hotel untuk istirahat kemudian memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Selesai shalat Isya maka para jamaah umroh wanita dapat mengikuti Ziarah Raudah, makam Rasullullah SAW dan dua sahabatnya, Abu Bakar dan Umar bin khattab.

Hari ke-3 : Madinah

Mengikuti ziarah mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Kebun Kurma. Selesainya city tour, kemudian memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, (tilawah Al-Quran, shalat sunnah).

Hari ke-4 : Madinah – Makkah

Memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi (tilawah Al-Quran, shalat sunnah) dan memperbanyak membaca shalawat. Setelah shalat dzuhur, Anda akan bersiap berangkat menuju Makkah via darat (melaksanakan sunnah-sunnah Ihram, mandi ihram, memakai wewangian, dll) dengan berpakaian ihram untuk melaksanakan umrah (Miqat di Bir Ali). Prosesi Ibadah umrah, Miqat, Tawaf, Sa’I, dan Tahallul. Dan selanjutnya acara bebas.

Hari ke-5 : Makkah

Memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-6 : Makkah

Menziarahi tempat-tempat bersejarah di kota Suci Makkah diantaranya Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahman, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur, Mesjid Jin, Ja’ronah kemudian memperbanyak Ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram.

Hari ke-7 : Makkah

Acara bebas memperbanyak Ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram, (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah). Acara bebas, Istirahat, bagi yang ingin berbelanja dipersilahkan.

Hari ke-8 : Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-9 : Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-10 : Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-11 : Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-12: Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-13 : Makkah

Acara bebas memperbanyak ibadah/I’tikaf di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-14 : Makkah – Jeddah

Melaksanakan Sholat Sunnah Idul Fitri. Kemudian Thawaf wada untuk meninggalkan kota suci Makkah menuju Jeddah via darat. Tiba di Jeddah city tour mengunjungi Cornice/Balad. Kemudian melanjutkan perjalanan ke airport Jeddah untuk take off ke Jakarta.

Hari ke-15 : Jakarta

In Shaa Allah tiba di Jakarta. Selesailah umrah anda bersama Haqeem Travel. Semoga menjadi umroh yang mabrur. Selamat Hari Raya Idul Fitri Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin.Taqabbalallahu minnaa wa minkum.

Catatan :
Biaya, Akomodasi dan Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya sesuai dengan keadaan yang berlaku tanpa mengurangi nilai ibadah.

Untuk konsultasi Promo Umroh Plus Turki Ramadhan silahkan langsung menghubungi :
Haqeem Travel
Jl. Haji Samali No. 87 E, Kalibata Jakarta Selatan

Jejak Kesultanan Turki Usmani

Kesultanan Turki Usmani atau Kesultanan Usmaniyah pernah menjadi kekuatan utama dunia. Wilayahnya mencakup sepertiga luas dunia. Kecuali benua Amerika Serikat, wilayah kekuasaan Kesultanan Turki Usmani yang resminya bernama Negara Agung Usmaniyah itu meliputi sebagian daratan Eropa, Afrika, dan Asia. Pendiri Kesultanan Turki Usmani adalah Usman Bey (dari suku Turki) pada 1299-1326 Masehi. Saat itu, pemerintahannya masih berbentuk kekaisaran. Sebagai kekaisaran kecil dan dalam upaya memperluas dukungan, sang kaisar sengaja memindahkan ibu kota agar pengaruhnya bisa kian meluas.

Semula di Sogut, lalu pindah ke Bursa, Adrianopel, hingga akhirnya menetapkan Konstantinopel sebagi ibu kota. Nama Konstantinopel -ibu kota Byzantium- kemudian berubah menjadi Istanbul. Wilayah Konstantinopel pada mulanya merupakan bagian dari kekuasaan Kekaisaran Romawi atau Byzantium. Setelah Kaisar Mahmud II mampu menaklukkan Konstantinopel pada 1453, sejak itu pula bentuk kekaisaran berubah menjadi kesultanan.

Negara-negara Eropa menyebutkan sebagai Kekaisaran Ottoman atau Dinasti Turki Usmani. Wilayah kekuasaan Kesultanan Turki Usmani pun terus berkembang seiring kedigdayaan pemerintahannya. Kesultanan Turki Usmani mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Agung pada abad 16 dan 17. Saat itu cakupan wilayahnya meliputi Eropa (Albania, Azerbaijan, Bosnia-Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Yunani, Eritrea, Georgia, Kosovo, Yunani, Rusia, Rumania, Montenegro, Slovenia, Serbia, Ukraina, Slovenia, Moldova, dan sebagian Spanyol), Afrika (Libya, Sudan, Tunisia, Aljazair, Somalia, Mesir, dan lain-lain), serta Asia (Yaman, Irakiran, Palestina, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Suriah, Oman, Qatar, Lebanon, dan lain-lain termasuk Indonesia).

Era kejayaan Turki Usmani mulai berkurang saat Perang Rusia pada 1877-1878. Turki mengalami kekalahan dalam perang itu sehingga wilayah Rusia pun lepas. Koalisi Katholik yang dipimpin Philip II juga mampu memukul mundur pasukan Turki Usmani saat bertempur di Lepanto, Laut Mediterania. Bala tentara Tuki Usmani juga takluk oleh pasukan Malta. Kesultanan Turki Usmani sempat bangkit dan mampu memulihkan keadaan sehingga memaksa pasukan Venesia mengadakan perjanjian damai. Turki juga kalah dalam perang melawan Austria. Beberapa wilayah Turki harus diserahkan ke Austria, termasuk Serbia.

Turki pun menandatangani perjanjian untuk tidak melakukan ekspansi lagi ke Eropa pada 1739. Kondisi itu diperburuk karena ada pergolakan di dalam negeri. Pada 1914, Gerakan Nasional Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Pasha atau Mustafa Kemal Ataturk mampu menggulingkan pasukan Kesultanan Turki Usmani dalam perang kemerdekaan. Kemal Ataturk lalu membubarkan kesultanan (pada 1 November 1922).

Hal itu mengakibatkan Sultan terakhir (Mahmud VI) meninggalkan negaranya. Republik Turki lalu berdiri pada 29 Oktober 1923 dengan Kemal Ataturk sebagai presiden. Praktis keputusan berdirinya Republik Turki itu mengakhiri masa kesultanan atau kekhalifahan di Turki. Kemal Ataturk juga membubarkan Kekhalifahan Turki Usmani pada 3 Maret 1924. Sejak itu pula ibu kota Turki berpindah dari Istanbul ke Ankara.

Kehidupan agamis rakyat Turki juga berubah menjadi sekuler, yakni memisahkan urusan agama dan masalah kenegaraan/pemerintahan, walau 90 persen penduduknya beragama Islam. Meski ibu kota Turki ada di Ankara, Kota Istanbul yang juga merupakan nama provinsi itu sampai kini tetap menjadi kota terbesar dengan penduduk sekitar 22 juta orang dari seluruhnya sekitar 80 juta warga Turki. Beberapa jejak sejarah kebesaran Kesultanan Turki Usmani tetap kokoh berdiri di Istanbul hingga kini.

Istana Topkapi

Istana Topkapi (Topkapi Palace) atau Topkapi Sarayi merupakan tempat tinggal resmi sultan-sultan dari dinasti Turki Umani selama hampir 400 tahun, sejak 1465-1856. Pada masa 1856 hingga 1924, istana ini hanya menjadi tempat istirahat para sultan. Topkapi memiliki arti dua meriam. Simbol dua meriam itu tampak di samping gerbang masuk istana yag seluruhnya memiliki luas 700.000 m2 dan panjang sekitar 1,4 km. Letak istana persis berada di tepi Laut Marmara. Istana itu dipagari benteng sepanjang 5 km di sisi Laut Marmara. Topkapi dibangun tahun 1459 pada masa pemerintahan Sultan Mahmud II. Ada 35 bagian dari istana tersebut. Antara lain berupa ruang-ruang untuk kerja, menerima tamu, tempat istirahat, perpustakaan-perpustakaan, galeri, masjid, audiensi, ruang para istri, paviliun, tempat pameran, dan sebagainya. Tentu saja ornamen dan interior di dalam istana tergolong mewah.

Setelah masuk gerbang utama ada koridor sepanjang kira-kira 500 m menuju gerbang kedua yang di sisi kiri dan kanan merupakan taman. Pada bagian samping kanan ada kafe dan aneka toko suvenir. Acara-acara kenegaraan juga diselenggarakan di istana. Bagian belakang Topkapi langsung berhubungan dengan laut Marmara. Istana Topkapi sempat mengalami kebakaran pada 1574 di masa Sultan Sulaeman Agung. Keperkasaan Topkapi memudar setelah wilayah Tuski Usmani kian bekurang. Apalagi sejak 1856, Sultan Abdul Mejid I membangun Istana Dolmabahce yang juga berlokasi di pinggir laut. Abdul Mejid kemudian memindahkan kediamannya dari Topkapi ke Dolmabahce di Besiktas. Saat Kemal Attaturk berkuasa, Topkapi diubah menjadi museum hingga kini.

Galata Tower

Seperti namanya, ini merupakan menara pengintai. Dengan tinggi sekitar 65 m dan keliling 16 m, menara yang berada di distrik Galata ini dibangun pada 1348. Berada di tepi laut, bila berdiri di lantai atas menara ini maka petugas istana akan bisa melihat setiap pergerakan kapal tamu atau musuh yang akan masuk Laut Marmara. Menara ini terdiri atas 9 lantai. Selain menjadi tempat melihat suasana Kota Istanbul, di lantai 9 kini juga berubah menjadi resto. Lantai lain dari menara ini juga difungsikan untuk kepentingan yang menunjang aktivitas wisata.

Pada masa Sultan Selim III tahun 1794, Menara Galata sempat terbakar. Kebakaran serupa pernah terjadi pada 1831 namun bisa kembali diperbaiki. Menara juga sempat rusak saat ada gempa di era Sltan Bayezit II. Berdasarkan legenda yang ada, saat kekuasaan Sultan Murad IV, ada seorang bernama Hezarfen Amet Celebi yang nekat terbang dari atas Menara Galata dengan menggunakan sayap buatan. Celebi mampu terbang sejauh 6 km dan mendarat di wilayah Uskudar yang merupakan perbatasan antara wilayah Asia dan Eropa. Sultan yang semula hendak memberikan penghargaan pada Celebi malah berubah pikiran dan justru mengucilkan pria ini ke Aljazair.

Istana Baylerbeyi

Istana ini berada di dekat Jembatan Bosphorus (Jembatan Fatih Sultan Mehmet) sepanjang 1,5 km yang membelah Selat Bosphorus. Istana ini dibangun oleh Sultan Abdulazis antara tahun 1861 hingga 1864. Bangunan megah ini merupakan tempat menerima tamu negara atau guest house. Untuk ukuran pada masa itu, bangunan Istana Baylerbeyi sangatlah mewah. Interior di dalamnya bercita rasa tinggi. Ornamennya sangat indah dengan bahan marmer dan keramik yang berasal dari beberapa negara Eropa. Istana ini terdiri atas enam ruang utama (untuk rapat dan audiensi) serta 23 ruang lainnya.

Selain ruang tidur dan kamar mandi, ada ruang bersantai, ruang pribadi sultan, ruang keluarga, dan lain-lain sebagaimana layaknya istana. Untuk memasuki istana ini, pengunjung harus memakai sarung sepatu terbuat dari plastik agar lantai ruangan tetap terjaga kebersihannya. Setiap lantai selalu dilapisi karpet. Baylerbayi berarti dewanya para dewa. Arsitek istana ini adalah Sarkis Balyan. Saat itu, istana yag terdiri atas tiga lantai ini jauh lebih mewah dan megah dari kebanyakan bangunan lain di Eropa. Kini istana ini juga berfungsi sebagai museum.

Masjid Sulaiman

Ini masjid merupakan persembahan Sultan Agung Sulaiman. Dibangun pada tahun 1550, masjid yang diarsiteki Mimar Sinan dan berada di tepi Laut Marmara ini rampung pada 1557. Area masjid luasnya sekitar 4.284m2. Selain kubah utama, juga terdapat empat menara. Tinggi kubah sekitar 53 m. Ruang utama dalam masjid mampu menampung sekitar 5.000 jamaah. Di luar masih ada ruang terbuka untuk salat yang bisa menampung sekitar 1.000 jamaah. Area masjid dikelilingi dinding tembok yang kokoh.

Di kawasan kompleks masjid itu terdapat makam sultan dan istrinya, sekolah dasar, serta  madrasah. Sekolah itu sebagian digunakan sebagai Perpustakaan Sulaiman. Ada pula sekolah medis (kedokteran) yang sekarang telah berubah fungsi menjadi apotek. Di depan apotek  ada kantor percetakan militer. Dinding bangunan dalam masjid begitu kokoh dilapisi marmer. Di sepanjang dinding balkon bagian dalam dikelilingi lampu kecil yang jumlahnya ribuan. Di tengah-tengah ruang jamaah ada lampu gantung melingkar yang jumlahnya mencapai ratusan lampu kecil. Lampu gantung itu terdiri atas tiga lapis lingkaran.

Masjid itu juga dirancang untuk terbuka terhadap sinar matahari dari luar. Ada  jendela ditutup kaca cerah kecil sebanyak 138 buah yang memungkinkan sinar matahari masuk ke ruang utama masjid. Dinding mihrab (tempat imam memimpin shalat) dihiasi rona biru. Selain dari sekitar Istanbul, marmer bahan material untuk mihrab diambilkan dari Alexandria, Mesir.

Masjid Sultan Ahmat

Sultan Ahmat I dikenal paling religius. Ia yang mula pertama punya ide membuat masjid untuk  menggantikan fungsi Ayasofya (Haga Sophia), bekas gereja yang saat itu berfungsi sebagai masjid. Sultan menugaskan arsitek Mehmed Aga untuk membuat rancang bangun masjid. Sejak 1609 masjid itu dibangun dan selesai pada 1617. Ada rumah kecil untuk sultan dalam kompleks masjid itu. Ada pula madrasah, serta beberapa kios bertingkat untuk toko buku/perpustakaan. Kondisi di dalam ruang utama masjid ini hampir sama dengan Masjid Sulaiman.

Enam menara menghiasai Masjid Sultan Ahmat. Empat menara masing-masing memiliki tiga balkon. Dua menara lainnya memiliki dua balkon. Total seluruhnya ada 16 balkon. Di dalam masjid juga ada kaligrafi karya Ametli Kasim Gubari. Menempati lahan 4.608 m2, lokasi masjid berhadapan dengan Ayasofya. Jumlah jendela kecil yang mengelilingi masjid ini lebih banyak dari Masjid Sulaiman, yakni sebanyak 260. Berdasarkan data sejarah, seluruhnya ada 21.043 keramik untuk interior masjid tersebut. Selain dikelilingi taman, di depan masjid itu juga dipasang beberapa bangku yang biasa menjadi tempat duduk-duduk bagi para turis. Ada pula koridor di kompleks Masjid Sultan Ahmat yang sering menjadi tempat atau arena bazar yang mampu menampung 4.400 kios dengan aneka barang dagangan.

Sultan Ahmat I yang wafat tahun 1617 dimakamkan di kompleks masjid bersama kerabat lainnya. Posisi makam bersebelahan dengan madrasah yang berada di ujung depan arena luar masjid. Kompleks Masjid Sultan Ahmat merupakan kawasan paling ramai di antara bangunan tua lain di Istanbul. Di kawasan ini juga (Sultan Ahmat Square) menjadi lokasi favorit umat Islam untuk ngabuburit beramai-ramai hingga ribuan orang. Saat ini bagian dalam masjid dalam renovasi.

Museum Ayasofya

Lokasi Ayasofya persis di hadapan Masjid Sultan Ahmat dan berdekatan pula dengan Istana Topkapi. Ayasofya atau Hagia Sophia dibangun oleh Kaisar Konstantinopel (Bizantium) sebagai basilika atau tempat pertemuan. Basilika ini lau beralih fungsi sebagai gereja katedral dengan nama Megala Ekklesia. Pada abad V, nama gereja itu berubah menjadi Divine Wisdom atau Santa Sophia alias Haga Sophia/Ayasofya. Gereja itu sempat dibakar pada tahun 404, namun dibangun kembali oleh Kaisar Theodosius pada 415. Sempat pula dirusak oleh pasukan Nica, gereja itu dibangun lagi atas inisiatif Theodora, istri dari Kaisar Justinianus.

Dinding luar bangunan ini terbuat dari batu bata berlapis dan tebal yang telah disemen/plester. Beberapa bagian luar dinding tampak keropos atau rontok. Namun, bagian dalam gedung terlihat kokoh yang dinding-dindingnya terbuat dari marmer dan saat ini sedang dalam rehabilitasi. Ada empat menara di sekeliling museum. Orna men di dalam museum ini berupa mosaik dari bebe ra pa to koh dalam Injil. Ada mosaik tentang Maria, Yesus, mau pun kaisar-kaisar Johanes, Alexander, dan lain-lain. Pada era kejayaan Kesultanan Turki Usmani, gereja ini beralih fungsi menjadi Masjid Haga Sophia/Ayasofya.

Sultan-sultan Turki Usmani sama sekali tidak merusak bangunan ini. Hanya ada beberapa bagian mosaik yang direkayasa. Gambar Yesus dengan latar belakang salib, misalnya, ditutup agar tak terlihat. Pada bagian dalam dibuat bangunan kecil tempat muazin melakukan azan. Pemandangan paling unik adalah gambar mosaik Maria/Siti Maryam yang berada persis di atas mihrab (tempat imam memimpin salat). Mosaik Maria itu tetap dibiarkan terlihat dan diapit oleh tulisan Allah di sisi kanan dan Muhammad di sisi kiri. Saat pemerintahan Mustafa Kemal Pasha/Kemal Ataturk, fungsi Ayasofya diubah sebagai museum. Konon kini pemerintah Turki akan mengupayakan agar Ayasofya kembali menjadi masjid.

Museum Khora

Riwayat Museum Khora nyaris sama seperti Ayasofya. Monumen ini dibangun oleh Kaisar Theodorus dari Konstantinopel atau Bizantium pada tahun 534. Sempat rusak karena gempa bumi pada abad 12, gereja ini dibangun lagi atas anjuran Maria Dukaina, ibu mertua dari Kaisar Alexi Comnenos. Meski Kesultanan Turki Usmani berkuasa, hingga masa pemerintahan Sultan Mahmud, bangunan ini tetap berfungsi sebagai gereja. Namun, atas usulan penasihat Sultan Beyzit II bernama Hadim Ali, karena tidak ada jamaahnya lagi, gereja itu berubah fungsi pada 1511 menjadi masjid tanpa merusak kondisi yang sudah ada. Kemudian dibautlah menara dan sekolah madarasah.

Lokasi Museum Khora ada di pinggiran Istanbul dan berdempetan dengan kawasan permukiman. Ornamen dalam bangunan itu berupa mosaik tentang kisah cerita yang ada dalam Injil. Setelah tumbangnya Kesultanan Turki Usmani, bangunan seluas 20m x 28m denngan tinggi 50 m ini berubah menjadi museum. Karena banyak kerusakan, museum ini sekarang sedang diperbaiki.

Promo Umroh Plus Turki Jakarta 2020

Umroh Plus Turki JakartaPromo Umroh Plus Turki Jakarta 2020 kami biro perjalanan umroh dan haji menawarkan paket perjalanan yang sangat menarik dan mencakup berbagai kegiatan dan diatur sebaik mungkin agar anda merasa senang dan bisa mengelilingi turki dengan berbagai kemudahan yang sudah diatur oleh biro perjalanan umroh dan haji tersebut. Anda bisa melihat secara langsung keindahan dan keanekaragaman Negara turki.

Alindra Haqeem Travel adalah Travel umroh terpercaya dengan izin PPIU no. 283/2017 merupakan pilihan yang sangat tepat untuk anda agar bisa menjalankan ibadah umroh. Paket ini akan menjadi teman Anda bersama keluarga saat menunaikan ibadah Umroh dan berwisata ke Turki, Anda juga akan diajak untuk mengenal sejarah islam di Turki. Paket umroh plus turki yang kami tawarkan sangat hemat dan murah sekali dengan fasilitas yang kami sediakan juga sangat baik sekali. Berikut ini kami berikan informasi Jadwal, Harga dan biaya Paket Umroh Plus Turki bersama Alindra Haqeem Travel.

Umroh Plus Turki

Harga Umroh Plus Turki 2020

Waktu Paket Harga Lama
28 November 2019
Umroh Plus Turki
26,9 Jt
Promo*3
12 hari
23 Desember 2019
Umroh Plus Turki 31,9 Jt
12 hari
25 Desember 2019
Umroh Plus Turki 36,7 Jt
12 hari
22 Januari 2020
Umroh Plus Turki 30,7 Jt
12 hari
20 Februari 2020
Umroh Plus Cappadocia 32,9 Jt
13 hari
Silahkan Wa Kami Untuk Infomasi Lengkap

Umroh Turki

Itinerary Paket Umroh Plus Turki 2020

Hari ke 1 : JKT – IST
Berkumpul di bandara Soekarno Hatta 3 Jam sebelum keberangkatan. Dengan mengucapkan Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi wala haula wala quwwata illa billah, menuju Istanbul dengan TK57 pukul 21.35.

Hari ke 2 : ISTANBUL – MEDINAH
Melanjutkan penerbangan ke Madinah dengan TK108 pukul 12.15. In Shaa Allah tiba di Madinah pukul 16.35. Selesai proses imigrasi, Anda akan langsung diantar ke hotel untuk cek in dan beristirahat.

Hari ke 3 : MEDINAH
Setelah sarapan pagi kemudian dilanjutkan mengikuti ziarah Raudah, makam Rasullullah SAW dan dua sahabatnya, Abu Bakar dan Umar bin khattab, Raudhah, dilanjutkan ke makam Baqi, setelah itu memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. (BLD)

Hari ke 4 : MEDINAH
Setelah sarapan pagi kemudian dilanjutkan mengikuti ziarah mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Kebun Kurma. Kemudian memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, (tilawah Al-Quran, Qiyamullail). (BLD)

Hari ke 5 : MED-MAK
Setelah shalat zuhur dan bersiap berangkat menuju Makkah via darat (melaksanakan sunnah-sunnah Ihram, mandi ihram, memakai wewangian, dll) dengan berpakaian ihram untuk melaksanakan umrah (Miqat di Bir Ali). Prosesi Ibadah umrah, Miqat, Tahwaf, Sa’I, dan Tahallul. Dan selanjutnya acara bebas. (BLD)

Hari ke 6 : MAKKAH
Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, Qiyamullail). (BLD)

Hari ke 7 : MAKKAH
Menziarahi tempat-tempat bersejarah di kota Suci Makkah diantaranya Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahman, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur, Mesjid Jin, Ja’ronah kemudian memperbanyak Ibadah di
Masjidil Haram. (BLD)

Hari ke 8 : MAKKAH
Acara bebas, jamaah bisa mengisinya dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram atau mungkin jamaah bisa menikmati berjalan-jalan disekitar kota makkah. (BLD)

Hari ke 9 : MAKKAH – JEDDAH – ISTANBUL
Selesai sarapan pagi, thawaf wada dan kemudian meninggalkan kota suci Makkah menuju Jeddah via darat. Tiba di Jeddah city tour mengunjungi Masjid Terapung di tepi laut merah lalu ke Cornice / Balad. Menuju ke bandara Jeddah untuk penerbangan ke Turki dengan TK 93 pukul 18.00 dan In Shaa Allah tiba di Istanbul pukul 20.55. Peserta akan dijemput langsung oleh tour guide. Setelah proses Imigrasi selesai lalu menuju ke hotel untuk cek in dan beristirahat. (BLD)

Hari ke 10 : ISTANBUL – BURSA
Setelah makan pagi diantar ke Bursa. City tour Bursa. Mengunjungi : Munira, Green Mosque, Green Tomb, Grand Mosque, Silk Market. Lalu melanjutkan perjalanan ke Kusadasi. Menginap di Kusadasi. (BLD)

Hari ke 11 : BURSA – ISTANBUL
Setelah makan pagi diantar menuju ke Istanbul untuk mengunjungi Masjid Sultan Ahmed atau yang lebih dikenal dengan sebutan Blue Mosque, Hippodrome, Topkapi Palace, Hagia Sophia. Kemudian dilanjutkan belanja di Grand Bazaar dan tour Bosphorus serta mengunjungi Eyup Mosque. Selesai tour Anda akan diantar ke bandara untuk kepulangan ke Jakarta. (BLD)

Hari ke 12 : ISTANBUL – JAKARTA
Anda akan terbang ke Jakarta. In Shaa Allah akan tiba di Jakarta.

Promo Umroh Plus Turki

Persyaratan Umroh Plus Turki 2020

  • Paspor asli yang sudah 3 suku kata dan masa berlaku 7 bulan sebelum keberangkatan. Contoh : Muhammad Ali Razak
  • Buku kuning / suntik vaksin meningitis
  • Pas foto warna ukuran 4×6 8 lembar begraund putih 80% tampak muka,tidak boleh pakai kaca mata , topi dan wanita berjilbab
  • Buku nikah asli bagi pasangan suami istri di bawah 45 tahun
  • Akte lahir asli bagi anak dan saudara

Catatan :
Biaya, Akomodasi dan Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya sesuai dengan keadaan yang berlaku tanpa mengurangi nilai ibadah.

Untuk konsultasi Umroh Turki silahkan langsung menghubungi :
Siti Nurhayati, SE