Bentuk alat pemadam

Bentuk alat pemadam sangat efisien dan efektif sekali pada saat menggunakan alat tersebut karena dengan cepat dan tepat untuk menanggulangi kebakaran. Biasanya alat pemadam kebakaran ini berwarna merah solid dalam warna ini dilengkapi dengan selang dan nozzle terpasang sehingga anda dapat mengarahkan aliran air di bagian bawah api dan ketika air melakukan dengan listrik maka alat pemadam tidak diperbolehkan digunakan dekat terkena hidup kabel listrik. Sebaiknya anda melakukan penyimpanan alat pemadam CO2 sehingga anda tidak akan mengalami resiko kebakaran listrik yang ditutupu bangunan anda. Alat pemadam bekerja dengan cara memadamkan api dalam perendaman bahan di dalam api tersebut. bila anda ingin memadamkan kebakaran listrik maka lebih baik anda menggunakan tipe kebakaran CO2 yang aman untuk anda gunakan. Gas yang terdapat pada CO2 ini tidak non konduktif dan tidak meninggalkan residu dibelakang nanti yang akan mempengaruhi kinerja masa depan peralatan listrik.

pemadam 4

Jika anda menggunakan alat pemadam jenis ini maka sangat efektif sekali bila anda gunakan untuk kebakaran kelas B karena karbon alat pemadam kebakaran dioksida dibedakan oleh sebuah panel hitam di tubuh pemadam. Beberapa jenis pemadam co2 kebakaran baru juga memiliki sebuah tanduk frost gratis sebagai fitur keamanan tambahan. Yang paling sering campuran pemadam untuk kebakaran yang efisien adalah air atau busa bersama alat pemadam CO2. Oleh karena itu pilihlah alat pemadam kebakaran dengan tipe yang sangat tepat sekali untuk anda gunakan sesuai kebutuhan anda. Alat pemadam CO2 ini sering direkomdasikan untuk anda gunakan pada kendaraan dan dirumah tapi walaupun mereka serba guna maka alat pemadam yang ebrjenis bubuk apai tidak dianjurkan untuk digunakan pada ruangan tertutup atau pada peralatan listrik yang sangat sensitive.

Kapan alat pemadam digunakan

Pastinya anda akan bertanya kapan alat pemadam kebakaran digunakan dan waktu yang tepat untuk menggunakan alat pemadam tersebut. biasanya alat pemadam sangat penting sekali bila digunakan di tempat kerja untuk dapat mengendalikan kebakaran kecil atau dengan tujuan untuk menfasilitasi pelarian ketika terjadi kebakaran untuk dapat memblokir jalan keluar. Biasayanya alat pemadam ini harus termasuk rencana aksi darurat yang memenuhi persyaratan 29 CFR 1.910,38 dan rencana pencegahan kebakaran yang dapat memenuhi persyaratan 29 CFR 1.910,39 dan alat ini sangat cocok sekali bila digunakan di tempat kerja. Dan dimana anda menempatkan alat pemadam yaitu diletakkan ditempat yang terjadi atau kawasan tetentu dan tingkat bahaya. Karena alat pemadam untuk kelas A harus ditempatkkan sedemikian rupa sehingga karyawan perlu melakukan perjalanan tidak lebih dari 75 kaki untuk mencapai pemadam kebakaran.

pemadam 1

Pemadam kebakaran kelas B harus anda letakkan sedemikian baik sehingga karyawan perlu melakukan perjalanan tidak lebih dari 50 kaki untuk dapat mencapai pemadam kebakaran. Pemadam kebakaran kelas C harus didistribusikan berdasarkan sesuai bahaya Kelas A atau Kelas B. Kelas C kebakaran yang sebenarnya untuk Kelas A atau kelas B kebakaran yang melibatkan peralatan listrik energi di mana api Media pemadam perlu non – conductive. Oleh karena itu, jika bahaya kebakaran ini terkait erat dengan jenis Kelas B api, pola distribusi untuk pemadam B harus digunakan. Maka anda jangan menaruh alat pemadan sembarangan saja tetapi pada waktu penaruhan juga harus diperhatikan dengan sebaik – baiknya jangan sampai anda salah menaruh dan mengakibatkan salah dalam meletakkan alat pemadam kebakaran dengan baik dan tepat sekali pada saat akan menggunakan tidak akan kebinggungan.


Comments are Closed